posesif,haruskah???


Hampir sebulan ini seorang sahabat saya bercerita tentang hubungannya dengan sang pacar.Intinya dari keseluruhan kisah,sang pacar amatlah posesif.Segala keinginannya haruslah terpenuhi,segala kegiatannnya harus terpantau sang kekasih,ponsel selalu di cek baik panggilan masuk maupun keluar begutupun halnya dengan sms,sekalinya ribut mengancam akan mengakhiri hidupnya dan bersujud meminta maaf.
Saya dan sahabat senior tersenyum kecut mendengar sahabat yang masih abegeh ini,dan hanya berseru..ahh cemen!
Baiklah,,cinta memang tak bisa disalahkan dalam hal ini.Ia selalu benar selama kita memandangnya dengan penuh rasional,menurut saya.Pertama,,ia adalah seorang laki-laki (sahabat saya si perempuan) apakah ia sudah berlaku syah menjadi suaminya sampai-sampai merasa berhak melakukan hal tersebut diatas,,well..well..status pacar saja sudah amat-teramat mengekang sedemikian ,,bagaimana jika menikah kelak?
Kedua,,ia sebagai laki-laki rasanya dari sudut saya yang perempuan ini,kok yaa tak masuk diakal bersujud-sujud meminta maaf atas kesalahan yang tidak dilakukannya agar hubungan tetap dipertahankan,dimana sifat tegas dan wibawa yang selalu diagungkan laki-laki?
Ketiga,,mengancam bunuh diri apabila di putus?baiklah,menurut saya ini sudah kearah hubungan yang tidak sehat.Bagi pasangannya bukankah hanya merasa was-was jika benar terjadi demikian.dan ini bias dijadikan alat yang ampuh untuk melanjutkan hubungan yang hanya menguntungkan satu pihak saja.
Anggaplah saya seorang yang tidak tahu apa-apa,tetapi di dalam kebodohan saya ini saya masih bisa menilai dengan nalar cinta itu bukan sebuah paksaan ,cinta itu adalah bagaimana membuat masing-masing merasa nyaman tanpa kehilangan privasi,,seperti seorang teman saya bilang : Nyeu,cinta itu 3K : komunikasi,kompromidan komitmen dan sampai saat ini saya sangat setuju formula itu.