Mengajak ibu Nostalgia


Hari ke3 lebaran bosan mulai melanda. Kunjung-berkunjung sudah, perut pun sudah begah rasanya melihat makanan yang belum habis-habis *alhamdulilaaah* , bosan tepatnya. Di hari ke3 ini, sayah mulai bingung akan diapakan hari ini, supaya nda bosan.

Iseng-iseng sayah mengajak ibu sayah keluar, melihat mall baru, untung-untung kalau bioskopnya sudah jadi, ya, nonton. Ibu sayah awalnya menolak tapi setelah di paksa pun akhirnya mau juga.

Baguslah. Mall baru itu kosong.

Akhirnya sayah pun berinisiatif mengajak ibu ke Botani square. Agak jauh memang. Tapi dalam perjalanan di angkot itu, sayah memancing memory ibu dengan sudut – sudut kota bogor, juga pengalaman sayah sewaktu kecil tinggal di kota ini. Alhasil sepanjang jalan, banyaklah cerita tentang keriangan kami semasa tinggal di Bogor.

” dulu mah begini ne…” “waktu itu mah belum ada ne..” “jaman dulu sih begini ne”

Sesampainya di Botani square. Wuuuaaje gileee…penuh pisan. Saya langsung membawa ibu ke lantai 3, tempat cineplex21. Antriannya lumayan panjang, bahkan di depan sayah membeli tiket sebanyak 17 lembar. Mungkin mumpung libur dimana keluarga sedang kumpul kali

botani square

yaa, makanya sekalian nonton bareng.

Setelah memilih film dan jam main, akhirnya sayah dan ibu sepakat menonton Perahu Kertas. Agak bingung juga sih waktu milih film, menu yang tersedia ada film lokal Kisah cinta zahrana tapi saya gak mau nonton itu, ada Step Up 4 tapi posternya aja orang ciuman gitu, gak enak sayahnya, ada juga Expendables 2 yang filem perang-perangan takut ibu gak suka,, aHHHH yang paling nyaman dan aman sih Perahu Kertas, memang.

Masuk ke studio. Ibu sayah cerita kalau ia terakhir nonton bioskop sewaktu hamil sayah, itu berarti 27 tahun yang lalu. Agak geli juga mendengar ia membandingkan bioskop pada jamannya dengan bioskop sekarang. Ya iyalaaaaaa…

Jam lima sore film pun selesai. Saya mengajak untuk makan sebelum pulang di food court dan membahas sedikit film yang baru saja kami tonton.

Jelang magrib kami pun pulang, setelah ponsel ibu berulangkali menerima sms dari adik-adik sayah, yang heran karena kami terlalu lama hang outnya. Hihihihihi…

Senang karena bisa mengajak ibu sayah sedikit menikmati waktu luang, menikmati kemodernan teknologi, dan mengumpulkan lagi memorynya.

Sekaligus menghibur sedikit dari perasaan kacau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s