Setan Kredit


Setan kredit itu ada.
Iya ada. Bukan sekedar judul film warkop DKI yang terkenal itu. Iya, mula-mula ia bisa menjadi setan yang baik dan penolong, tapi lama-lama ia bisa setan yang mengikuti setiap detik, setiap langkah, bahkan menelusup ke dalam mimpi sekalipun.
Sekali terjerat ia seperti pembunuh berdarah dingin yang meneror setiap detik.

Suatu hari sayah chat dengan seorang teman lama via messenger. Sebut saja namanya Rhea, sahabat yang sudah sayah kenal sejak kenal. Setelah mengobrol macam-macam, terkejutlah sayah mendapati sebuah percakapan yang tidak sayah duga :

Me : Lo jadi resign ? udah dapet kantor baru ?
Her : Jadi nyeu, belum sih tapi insya allah. Gw mau pake ijasah sarjana gw
Me : Oh amiin..semoga di permudah. Tapi kayanya lo pikir-pikir deh kalau mau resign.
—hening—-
Me : Maaf kalau salah. Kenapa gw bilang gitu, menurut gw lo kerja aja masih kelimpungan buat bayar kartu kredit, apalagi kalau ngga kerja, akan semakin bingung nanti sementara para debt collector itu biasanya kan gak mau tau

Her : Itu dia nyeu, gw resign supaya pesangon yang gw dapet bisa gw pake buat bayar semua cicilan kartukredit dan KTA abis itu gw tutup semua

—-hening—-

Sayah terkejut bukan main, benarkah seseorang yang begitu depresinya dengan urusan Kartu kredit dan jeratannya bisa memilih untuk menyelesaikan jenjang karirnya demi membayar tagihan.

Well, sayah pernah berada di posisi demikian. Sebegitu depresinya karena jeratan kartu kredit, hingga berniat sama seperti diatas. Tapi akhirnya YME memberi jalan, sayah di beri rezeki berlebih untuk menyelesaikan perkara diatas.

Sayah menutup semua akses sayah untuk penggunaan Kartu kredit dan setelah itu rasanya tenang, nyaman, lega, nggak lagi ngerasa di kejar-kejar, nggak lagi ngerasa tidur kurang nyenyak karena memikirkan cicilan.

Lega. Benar-benar lega. Dari situ sayah bisa mengambil hikmah untuk tidak lagi berkenalan dengan yang namanya kartu kredit.

Menutup percakapan dengan sahabat sayah itu, akhirnya sayah cuma bisa berharap dengan keputusannya itu Allah memberikannya jalan terbaik.

Amin.

2 thoughts on “Setan Kredit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s