Yogyakarta, pulang ke kotamu


Tanggal : 24 – 27 Jan 2013
Tujuan : Jogjakarta
Transportasi : Kereta Api

Pulang ke kotamu ada setangkup haru dalam rindu – KlaProject

Jezz…jezzz..gojezzz…gojezzz..akhirnya yah dari stasiun Bandung, kami ( sayah, ibuk, kakak ipar, dan keponakan) duduk manis di dalam bis –ups! itu judulnya lupus, maaf– duduk manis di dalam kereta api.
Ini pertama kalinya sayah pergi jauh di siang hari, hihihii, jadi lumayan bisa lihat-lihat pemandangan. Di sana gunung disini gunung di tengah-tengahnya kereta.
2013-01-27 07.11.20
Setelah delapan jam perjalanan akhirnya sampailah di Stasiun Tugu, disini sayah pun menunggu kedatangan sepupu dan adik sepupu dari Jakarta. Jadi kami berenam, perempuan semua pulak.

Karena di sini yang berepngalaman berpegian hanya sayah dan sepupu saya Inez, jadilah pasukan perempuan itu menyerahkan semua agenda pada kami. Hihihihi.

Dari Stasiun Tugu kami berjalan kaki ke Malioboro, sengaja sih biar sambil lihat-lihat kondisi sekitarnya, toh gak terlalu jauh juga. Hotel di sekitaran Sosrowijayan sudahpadat, untung saya sudah booking dari awal januari jadinya gak perlu khawatir.

Sekitar pukul tujuh malam, kami keluar lagi menikmati susana malam di jogja. Wohoooooo..ramai pisan. Karena paginya ada perayaan “Sekatenan” dan malamnya di bukanlah Pasar malam. Keliling sana keliling sini sampe capek.
Satu hal yang sayah sukai berjalan-jalan di Malioboro malam hari itu, rame dengan suara musik. Iyalah, di ruas jalan maliboro memang di pakai untuk pejalan kaki, becak, delman sekaligus seniman yang ‘ngamen’.

dagen.Hormati pejalan kaki.nasigudeg.malioboro.

dagen.Hormati pejalan kaki.nasigudeg.malioboro.


Mereka satu grup dengan alat musik daerah, seruu,,nanti tiap jalan beberapa meter lagi ada lagi seniman ngamen yang serupa. Dan..yang bikin saya salut, yang ngamen itu gak pernah sepi dari penonton. Ada juga salah satu grup seniman itu yang menampilkan seorang penari pria berdandan ala wanita, orangnya putih kayak bule, badannya lentur banget bergoyang sana-sini, pinggulnya kekiri kekanan mengikuti irama musik, tapi otot bisep di tangan kanan dan kirinya juga GEDE :p

PRAMBANAN dan INDRAYANTI

2013-01-25 14.59.20Prambanan memang jadi tujuan utama sayah hari ini. Sayah cuma tahu sejarahnya dari buku sekolah dan gambarnya dari kalender-kalender, akhirnya kesampaian;ah melihat langsung bangunannya.Megah. Indah.
Di sebuah candi terbesar, syiwa, yang paling banyak terkena efek gempa beberapa waktu lalu memang sudah di renovasi, jadi akan sangat terlihat jelas batu-batu alam yang baru di rekatkan dan sudah mulai dipasangi sebuah alat pemeriksa keretakan di sepanjang bangunan. Huh. Sedih juga ya, bangunan berumur ratusan tahun harus mengalami kondisi ini. Banyak yang di tutup dengan pagar, padahal saya ingin melihat arca Loro Jonggrang yang terkenal itu. Oh ya, untuk masuk ke candi syiwa ini, di karenakan rapuh setiap pengunjung wajib mengenakan helm saat menaikinya, itu pun di batasi maksimal 15 menit karena keterbatasan helm dan pengunjung yang membludak.

rombongan perempuan

rombongan perempuan


JOGJA 1

INDRAYANTI. Sayah gak nyesel harus dateng kesini dengan menempuh dua jam perjalanan dari Jogja, jalan yang berliuk-liuk dan membuat pusing. Pemandangan kiri-kanan yang membosankan. Tapi hasilnya,,,,keren!.
Pantai ini terletak di Wonosari, memang agak jauh dari Jogja sih. Sebelum kita sampai di pantai ini kita akan melewati beberapa pantai dulu, pantai kukup, pantai baron sampai indrayanti yang terakhir.
Menurut cerita pak supir, Indrayanti ini berbeda dengan pantai-pantai di depannya, Ini pantai yang di beli pribadi dan kemudian di jadikan tempat wisata makanya pantai ini gak terlalu luas.

Dan coba deh sepanjang jalan, mungkin kita akan melihat papan nama penunjuk arah ke pantai baron, pantai kukup dll, tapi papan nama penunjuk ke indrayanti itu sama sekali gak ada, kata pak supir lagi yah karena pantai baron,kukup dll itu di kelola oleh pemda.
Pantai Indrayanti ini bersih banget, dimana-mana di pasang papan larangan untuk tidak membuang sampah sembarangan, mungkin ini yang bikin orang segan kali yaaa,,airnya dingin,,dan pasirnya putih. Kok ya jadi ingat pantai padang-padang di Bali dan cinta bersemi di sana..teeeeeeeeetttttttt…*keluar jalur nyeu!* *OhIyaLupa* :p

Main air disana di jam tiga sore..hadeuuuhhh….lagi panas-panasnya bok. Tapi seru sih, lalu kemudian ada tebing gitu tapi untuk naik kesana harus bayar sukarela.
Shalat disana juga bersih lho musala nya, ahh, pokoknya gak nyesel deh dateng jauh-jauh kesini.

TAMAN SARI & KERATON

Sayah belum pernah ke taman sari, pas masuk ke sini ehh yang ada langsung terbayang di awang-awang, puteri keraton pake kemben berendem di kolam ini yang udah di taburi bunga trus pake gending jawa..kayak iklan citra jaman dulu. >,<"
Taman sari
Hhohohoho..yah memang indah sih. Kalo soal sejarahnya gak usah di jelasin yah,hihihih,,kita ngebayangin jadi puteri keraton ajah 😀

Keraton Jogja, siapa pula yang gak kenal ini. Kerajaan yang tetap memiliki kekuasaannya sendiri dalam mengatur daerah dan masyarakatnya (meski di sebut dengan Gubernur), nampaknya warga Jogja memang mengagungkan sang sultan. Apa yaaaa, masuk ke Keraton mau gak mau saya jadi berimajinasi tentang kehidupan disini jaman dulu apalagi melihat musiumnya, peninggalan-peninggalan dan cerita tentang kehidupan sultan di keraton.

Dimana-mana nasi gudeg

Wisata kuliner di kota ini seperti blog-blog lain bilang memang beragam. Saya sendiri tidak berminat mengejar wisata kuliner, klo laper ya makan yang tersedia di depan, gak mesti kesini dulu apa kesitu dulu karena ada gudeg paling enak misalnya, toh di sepanjang malioboro banyak penjual nasi gudeg.

Soal harga memang beragam sih dan semuanya murah. Cuma waktu nyari bakpia aja, sayah sampe ke tiga tempat. Iyah, yang satu pengen ke bakpia djava, yang satu pengen ke bakpia 25, yang satu pengen bakpia biasa..hadeeuuuh.
Lucunya, chelsea ponakan berumur 4 taun, ngotot pengen dodol garut yang ada di gerai oleh-oleh. Okey,faktanya adalah : saat ini kami berada di jogja yang berjarak 388km dari bandung, jadi sudah selayaknya mencari oleh-oleh khas Jogja , bukan garut!
Faktanya kedua adalah : dodol garut banyak bertebaran di pasar baru bandung atau terminal leuwi panjang, jadi untuk apa jauh-jauh ke jogja cuma beli dodol garut :)))))
Yah namanya juga anak kecil suka nyeleneh, daripada daripada ngambek, ngamuk ga karuan, yo wis lah dituruti meski pengen ketawa juga,,,

Dan pada akhirnya yah, kalau liburan sendiri pasti diirit-irit, namanya juga bawa keluarga semua pasti over budget..hihihihih..sesi belanja alah sesi dimana paling banyak menghabiskan budget..itu sih sayah sendiri.
JOGJA12
So far, ini liburan keluarga yang menyenangkan. Sebenernya sih pengen banget ngajak ke borobudur, secara sayah belum pernah ke sana, tapi dengan waktu yang gak cukup, akhirnya terpaksa di batalkan.
Ya sudahlah, mungkin tahun depan, ngumpulin modalnya dulu 😀

Chelsea

Chelsea

One thought on “Yogyakarta, pulang ke kotamu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s