Kuis Novel SEVEN DAYS by Rhein Fathia


OKEY!
Jadi sayah melihat pertama pengumuman kuis ini jam lima subuh di tengah perjalanan mau kerja. Kebayang kan gimana galaunya kepengen ikutan tapi angelo jauh dari jangkauan 😐

kuisnya bisa di lihat disini

  • http://www.rheinfathia.com/2013/03/kuis-novel-seven-days.html
  • Hari berikutnya, jangan ditanya memeluk Angelo saja sudah gak mampu saking capeknya. 😐

    Hadiahnya ini yang paling saya mau dooong…ini dia penampakannya :

    Seven days by Rheinfathia

    Seven days by Rheinfathia

    Nahh baru deh sekarang bisa ikutan dan menjawab kuis dengan pertanyaan sederhana tapi nyari jawaban yang gak sederhana.

    “Anggap ada yang mau bayarin kamu jalan-jalan ke mana aja, nggak peduli berapa biayanya. Kamu diberi waktu selama TUJUH HARI dan haarus mengajak SATU orang saja. Ke mana kamu akan pergi traveling, sama siapa, dan apa alasannya?”

    Waaaw. Reaksi sayah kalau ada yang berbaik hati begitu, kalau lelaki saya angkat jadi pacar kalau perempuan jadi saudara deh…hihihih.

    TUJUH HARI. KEMANA ?

    MAKKAH

    UMROH.
    Iya. Sayah maunya umroh, kenapa ? ini kesempatan sekali seumur hidup masbrow (kalau ada umur dan rejeki sih bisa berkali-kali, tapi ini di bayarin alias gretong,,yuuhuuu) . Yah sebagai muslim yang mungkin ibadahnya masih bolong sana-sini bermimpi bisa datang ke tanah suci kan sebuah anugerah, bisa melihat langsung kota yang selalu di ceritakan pak ustad lewat kisah-kisah nabi, dan beribadah di sana itu seperti sebuah mimpi besaaaaar banget. Kalau bisa umroh di sana, sayah cuma mau berdoa khusyu untuk dua hal : masukkan kedua orangtua saya ke dalam golongan orang beriman, dan berikan sayah jodoh yang menjadi imam untuk beriman. 🙂

    Amin.

    TUJUH HARI. SAMA SIAPA ?

    IBU.
    Alasannya sih sederhana. Umroh itu biaya yang gede banget apalagi kalau berangkat berdua. Kalau cuma liburan sehari dua hari sayah mungkin masih bisa mengandalkan gaji sebulan, tapi umroh bisa jutaan. Nah, mumpung ada yang gratisin sayah maunya ngajak ibu sayah dong.
    Kedua, sayah sih memang lagi program nabung buat umrohin ibu (insya allah) tapi itu akan makan waktu yang lama banget, gajian kan gak tiap hari harus menunggu waktu. Sementara saya ingin melihat ibu bisa ke sana, apalagi setelah beliau membeli sebuah buku “YA ALLAH ANTAR AKU KE BAITULLAH” saat menemani sayah membeli novel.

    Duuuuhhh…Mudah-mudahan sih terkabul yah. Kalau bukan karena ada yang memberi gratis, ya sudah, menabung pelan-pelan lebih baik.

    UMROH

    Ya rabb, antar kami berdua melihat senja merah di ufuk makkah.
    (nyeu)

    2 thoughts on “Kuis Novel SEVEN DAYS by Rhein Fathia

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

    Google photo

    You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

    Connecting to %s