#31HariFF : Tiba-tiba menjadi ayah


dad

Aku membukakan mata dengan gusar. Kulirik jam di mejea kecil samping tempat tidur, ini bukan jadwalku bangun. Huh. Suara apa itu? bikin berisik. Bukan. Itu bukan suara gemuruh atau apapun. Itu terdengar seperti suara bayi.

Apa ? Bayi. Oh Sial. Apakah penghuni rumah ini tidak tahu kalau aku benci anak-anak. Anak siapa itu heh ?!

Aku keluar dari kamar dan mendapati Saras adik bungsuku tengah menimang seorang bayi kecil yang menangis tak karuan. Aku mengerenyitkan dahi, itu bukan anak Saras karena ia belum menikah. Lantas dari mana ia mendapatkan bayi itu ?

“Hai kak, selamat pagi. Lihat ini, lucu ya,” sapanya riang.

“Saras, kau tahu betul aku tidak menyukai anak-anak. Cepat kembalikan bayi itu pada ibunya aku tidak mau mendengar tangis bayi di rumahku.”

Saras mengangkat bahu,” Sepertinya anak ini tidak memiliki ibu. Ia yatim piatu.”

“Bagaimana kau tahu ?”

“Seseorang dari yayasan mengirimkan anak ini pagi tadi dan sebuah map cokelat, itu aku taruh di meja.”

Aku segera menghampiri meja dan kubuka amplop cokelat didalamnya. Sebuah Surat kelahiran dari rumah bersalin.

Aku tertegun. Di dalamnya tertera,” Telah lahir putra dari pasangan Abimanyu Satrio dan Tiara Rosaline,”

Itu namaku. Tiara nama gadis itu. Gadis yang kukenal setahun lalu dan kutinggalkan setelah masa dinasku berakhir.

Jadi bayi itu anakku ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s