Menyoal Pernikahan #2


ring

Yuhuuuu..ngobrolin yang serius yuk.

Kemarin sayah menghadiri sebuah pernikahan. Indah. Cantik. Romantis dekorasinya. Yah kebetulah si adek ini tastenya lumayan juga 🙂

Ahaa.. Nop! Back to the topic. Dari banyaknya kisah cinta teman-teman yang pada akhirnya memutuskan untuk menikah ada sudah melewati tiga tahun bersama sampai hanya enam bulan saling kenal. Tipsnya apa ?

Niat dan Berani ngambil langkah (katanya).

Iya sih. Beberapa orang belum berani menikah karena banyak faktor, banyaknya kasus perceraian, banyaknya kasus perselisihan keluarga sampai perselingkuhan dan ekonomi.
Kadang-kadang sayah sedikit aneh dengan mereka yang tak pernah bosan dan kehabisan kalimat untuk bertanya,”kamu kapan nikah?”

Hell-O ..haruskah kalian tahu apa masalah kenapa sayah belum menikah ? No. Sorry. That’s my problem. So stop asking that!
Pendapat sayah pribadi sih, Menikah itu bukan sekedar ijab sah, hidup baru dan bikin keluarga. Bukan.

Menikah buat sayah itu komitmen jangka panjang. Untuk memulai komitmen itu sayah harus benar-benar percaya padanya.
Bahwa ia yang saja ajak untuk berkomitmen bisa di percaya dan sebaliknya.
Karena pernikahan bukan tentang gadis cantik dan pria tampan yang bersatu. Tapi tentang kerelaan untuk memaklumi segala hal buruknya satu sama lain.

Lalu kenapa belum menikah juga ?

Begini, Menikah itu adalah rejeki. Bukan cuma uang dan materi. Dan kita gak pernah tahu kapan YME akan memberikan rejeki-Nya bukan ? Gak ada orang kejatuhan uang atau tiba-tiba punya pesawat pribadi 😛 Everything need a proccess. Tuhan cuma nyuruh kita sabar dan sedikit berusaha, gak lebih 😀

Kadang – kadang pemikiran begini akan selalu bertabrakan dengan adab dan budaya masyarakat sih. Culture yang berkembang juga mau gak mau mempengaruhi pemikiran orang di dekat kita, orang tua, saudara dan lainnya. Itulah kenapa banyak orang tua yang selalu rewel dengan pertanyaan klasik dan mitos yang berkembang di dalamnya :-/

Menurut sayah sih, Jalani saja. Sambil Tuhan mempersiapkan segalanya, biarkan kita menikmati ciptaan Tuhan yang lainnya.

Love,

Nyeu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s