The Amazing Spiderman 2 : Rise of Electro


source : google

source : google


Holaaaa…setelah sibuk (lebih tepatnya sok sibuk 😀 ) akhirnya bisa nonton lagi. Kali ini pilihannya tentu saja film terbaru Amazing spiderman 2 : Rise of electro yang tengah booming itu.

Emang sih gue gak nonton film pertama versi Andrew Garfield ini, tapi nonton yang kedua pun bikin gue berkesan. Ceritanya, bisa di kulik-kulik di blog lain yaah…buanyaaak.
Intinya sih masih seputar pergelutan batin si mas Peter Parker terhadap perannya sebagai anak muda yang masih punya jalan panjang untuk bersenang-senang, menjalin asmara dan juga tanggung jawabnya sebagai superhero yang harus memberantas kejahatan.

Disini juga terlihat pergumulan batin Peter soal janjinya pada almarhum ayah Gwen Stacy pacarnya, untuk menjauhi Gwen. Meski pada akhirnya Gwen pun tewas dan ini menjadi suatu pukulan berat bagi Peter.

Kehadiran Harry Osborne sahabat lama Peter yang pada akhirnya malah menjadi musuh Spiderman juga menjadi beban psikologis sendiri kayaknya buat Peter. Belum lagi rasa penasaran mengenai hilangnya kedua orang tua Peter.

Ah, menurut gue tokoh Peter ini memang di hadapkan pada beberapa hal yang membebani perasaan si Peter. Benang merahnya yah masih di pergolakan batin si kang mas. Yang

source : google

source : google


gak boleh ketinggalan untuk di pahami, Si Harry alias Green goblin ini juga (menurut gue) mengalami konflik batin. Gimana enggak, di tengah keputus asaan tentang hidupnya yang gak lama karena sebuah virus, kemudian patah harapan karena di tolak spiderman, lalu ketambahan ternyata yang membuat harapannya patah adalah sahabatnya sendiri si Peter. Makanya kenapa beban berat kadang-kadang bisa membuat seseorang menjadi benci setengah mati…ceilehhhh.. 😛

Kemunculan Electro juga adalah hasil dari perang batin itu sendiri. Sudah hidupnya di sia-siakan, “invisible” oleh teman-temannya, sekalinya nemu sahabat baru ternyata dijebak.

Menurut gue :

1. Spiderman versi Garfield ini lebih hangat yah, ketimbang Tobey yang kaku. Karakternya jadi lebih lucu dan humoris. Banyak adegan lucu yang bikin gue ketawa dan ngerasa kayak film The Mask ( Inget adegan dimana Spidey ngilang terus tiba-tiba muncul dengan seragam pemadam kebakaran :-))

2. Spidey yang ini lebih romantis juga ^_^ malu-malunya pas kegep sama Gwen karena sering stalking doski, pas Gwen bilang, ” are you following me ?” nah Peter yang langsung malu-malu gitu. Okey. Ini gue nonton film action kan, bukan film drama. Tapi keduanya dapet 😛

3. Tokoh Electro perannya kan jahat tapi mudah trenyuh 😀 doi bisa di bujuk dengan kalimat “I need you” walaupun tujuannya buat kejahatan. Nah, itu ngebuktiin bahwa “merasa dibutuhkan” itu emosi terpenting buat manusia *sotoy*

4. Sejago-jagonya superhero tetep aja gak bisa bedain mana cucian berwarna yang harus di pisah mana yang enggak, bahwa hidup gak sempurna that’s life 🙂

5. Kalimat yang paling gue suka adalah ketika aunt Amy merapikan kotak-kota milik paman Ben, “Semakin berat isi kotak berisi barang-barang pamanmu semakin ringan hatiku ” . Intinya kenangan manis jangan terlalu lama di simpan, kadang ia harus di kumpulkan
dan di simpan di tempat yang jauh agar hati tidak terlalu merasa terbebani.

Segitu aja reviewnya,,semoga gak teracuni 😛

cAOOOO…

2 thoughts on “The Amazing Spiderman 2 : Rise of Electro

  1. warm says:

    aku mengingat2 ada berapa adegan ciuman di film ini *laah* 😆

    dan pas pertama Peter liat bayangan ayahnya Gwen aku malah bingung awalnya, kok bengong, asli ga nyadar itu cuma ngebayangin doang, dodol 😀

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s