(Review) : YASMINE


yasmine

Sayah termasuk jarang yang memilih Film Indonesia ketika memasuki bioskop dan sesuatu hal yang disepakati secara tidak terucap..hihihih.. seinget-inget terakhir nonton film Indonesia di bioskop adalah film The Raid pertama. Iya. Lama banget 😀

Berhubung kali ini gak bisa ngejar Expendables 3 yang sudah sayah tunggu, akhirnya jadilah sayah mengikuti opsi kedua partner nonton kali ini, sebuah film Brunei :YASMINE

Film dengan ide cerita yang sederhana tentang anak SMA, gebetan dan kehidupannya. Yang gak bikin sederhana tapi bikin tambah menarik adalah, proses pencarian tokoh utama lewat SILAT 🙂

Wohoooooo…lupakan basket, siswa populer, cheersleader, gadget, model, dan hal-hal yang menjadi ciri khas film remaja. INI BEDA!
Yasmine sebagai tokoh utama yang niat awalnya berusaha menggebet Adi cowok pujaannya dari sekolah bergengsi dengan mengikuti kejuaraan silat, tapi ia juga harus menghadapi saingan dalam merebut hati Adi, yaitu Dewi yang sombong, ketus dan juara tahunan silat..w-o-w.
Sepanjang proses berlatih ia bertemu dua sahabat baru Ali dan Nadia dan orang-orang lain yang mengbah hidupnya, dan kelak di ujung keinginan kuatnya untuk menjadi juara ia pun harus menghadapi kenyataan bahwa ilmu silat yang di pelajarinya mengandung bahaya yang sanggup menyisakan penyesalan seperti ayahnya.

Menarik. Sayah benar-benar salut dengan film pertama Brunei setelah vakum hampir lima puluh tahun ini. Cerita sederhana dengan eksekusi yang cantik banget.
Ada beberapa hal yang iseng-iseng yang simpulkan di akhir film :

1. Walaupun YASMINE ini banyak adegan tonjok-tonjokan tapi gak bakal se-ngilu kalau kita nonton THE RAID 😀 , gerakan-gerakan silatnya
dibikin smooth dan cantik. Ladies, kebayang gak setelah nonton ini langsung kepengen bisa silat, silat di dapur misalnya 😀

2. Karakter pemainnya juga keren artis Brunei yang meranin YASMINE dengan tampang melayu imut bisa bikin kita senyum-senyum sendiri.
Reza Rahardian dan Agus Kuncoro sebagai ayah yasmine dan guru silat pun gak usah di ragukan lagi deh, siapa yang gak kenal dua aktor
watak tersebut coba.
Sayangnya gue terganggu dengan karakternya Dwi SasonO, mungkin dia mau bawa gaya macem di sitkom Tetangga Masa Gitu tapi jatohnya gak pas. Sebagai guru silat sekolah bernama Tong Lung yang jelas-jelas ‘sangat mandarin’ (diperlihatlan pula selalu mengenakan Cheong sam tapi mukanya kok ya melayuuuuuuu banget 😀 😀

3. Film ini menggambarkan Brunei pada umumnya. Iya dong, secara gue belum pernah juga kesana kan penasaran kayak apa sih kehidupan, tata kota dan insfrastruktur di negeri yang kaya itu. Sekolah International samalah pada umumnya tapi sekolah lainnya mewajibkan muridnya untuk menggunakan kerudung…hm….kemudian gue inget anak-anak madrasah aliyah 😛

4. Yang patut di acungi jempol dari film ini menurut gue adalah meski berada di tengah negeri yang modern nilai-nilai masyarakat tetap di perlihatkan disitu yang kadang kita suka lupa dalam kehidupan sehari-hari. Cium tangan kepada orang tua misalnya, meskipun sudah keluar rumah Yasmine tetap balik lagi untuk mencium tangan ayahnya. Sweet 🙂

5. Dan yang patut di acungi lima jempol dan bikin geleng-geleng kepala adalah…disana udah biasa kayaknya anak SMA ke sekolah pake mini cooper walaupun apaknya cuma petugas perpustakaan…weeeeeeewwwww….wajar sih, negara paling kaya. Kalau macam di Indonesia nih yah paling banter
nak pejabat atau orang kaya sekali yang turun mobil pake muka sengak 😀

6. Film ini kata koran sih film pertama setelah perfilman Brunei 50 tahun vakum.. Iya perfilman negeri jiran itu memang ketinggalan jauh dari negeri kita,dan setelah nonton ini gue langsung kepengen belajar silat..ciaat…ciaattt…ciaaaaaatttttttt

Well..at least film ini bagus kok, banyak nilai-nilai positif yang bisa kita ambil dari sini. Tentang hubungan anak kepada orang tua, tentang persahabatan tentang “Luka” dan trauma.

Well..gak nyesel lah nonton ini.
Semoga Film Indonesia dan Brunai bisa berkolaborasi lagi kedepannya.

Caaaaooo…

2 thoughts on “(Review) : YASMINE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s