Review : The Judge


the judge

Robert Downey Jr!

Membayangkan Tony spark disini? jangan 😀 kali ini om Downey main dengan sangat serius. Menurut gue ini film bagus banget, bikin sedih dan langsung inget papa 😦

Robert Downey Jr beradu akting dengan Robert Duvall pemenang bermacam penghargaan bergengsi ini serasa menguras emosi deh, keduanya apik dan bikin gregetan. Kadang kita di bawa kesal sama sikap Judge Palmer yang keukeuh pengen di penjara tapi juga kasihan mulai sakit-sakitan. Tapi kita juga di bawa terpingkal oleh tokoh Hank di tengah masalah serius ia masih dihadapi konflik dengan mantan pacarnya.

Aaaaakh…nonton yan..ini film keren. Nilai 100. 🙂

Begini singkatnya,

Adalah Hank Palmer seorang pengacara ambisius yang bertekad tidak mau kembali ke kampung halamannya terpaksa harus menarik ucapannya ketia mendapati sebuah pesan bahwa ibunya meninggal.
Di tengah konflik pribadinya dengan sang istri, Hank kembali ke kampung halamannya dan menemukan kenangan-kenangan masa kecilnya yang belum berubah. Kembali ke sana membuatnya bertemu lagi dengan dua saudaranya Glen dan Dale, namun kecewanya terbit ketika mendapati ayahnya yang seorang hakim terkenal dan di hormati di desa itu tidak menyambutnya dengan baik.

Usai pemakaman Hank tidak ingin berlama-lama berada di jangkauan mata ayahnya, meskipun di situ pula ia bertemu cinta lamanya 🙂
Usai pertengkaran dengan ayahnya, Hank segera kembali ke kota namun gagal ketika lagi-lagi sebuah telepon memaksanya untuk pulang.

Ayahnya Judge Palmer di tangkap dengan alasan pembunuhan!

Sama-sama memiliki ego yang tinggi dan keras kepala membuat keduanya sulit untuk bersatu apalagi membantu. Belum lagi sindiran sang ayah atas perilaKU Hank yang mengecewakannya semasa muda, atau ego Hank yang merasa tidak dianggap atas kesuksesannya.

Namun, ayah yang teguh sekalipun tetaplah seorang ayah terlebih jika sudah renta dan tak mampu mengurus dirinya sendiri. Hank menyadari bahwa kini dengan reputasinya sebagai pengacara ternama dan berkompeten ia harus membantu ayahnya untuk bisa lolos dari jeratan hukum.
Dan sekali lagi benturan mendera mereka, Hank yang hampir putus asa karena sang ayah tetap ngotot dirinya bersalah sementara Hank merasa kecelakaan itu adalah di luar keasadaran karena sang ayah sedang dalam pengaruh obat dokter.

Hank akhirnya menyerah, hukum tetaplah hukum, yang bersalah tetap harus bertanggung jawab atas kesalahannya meskipun itu adalah seorang hakim ternama dan di hormati, meskipun itu adalah ayahnya sendiri. Akhirnya Judge Palmer pun di tahan.

Tujuh bulan berselang, Judge Palmer dibebaskan atas rasa belas kasihan. Saat itulah Hank memutuskan untuk memperbaiki hubungannya dengan sang ayah. Mereka melakukan lagi kegiatan favorit, membuka lagi kenangan-kenangan masa kecil yang bahagia. Hingga waktu memutuskan sebaliknya.

Disaat hubungan merea membaik, di saat maaf sudah saling terucap Judge Palmer berpulang saat keduanya sedang memancing.

😦

Bagi yang merasa hubungannya dengan ayah gak terlalu bagus mungkin setelah nonton ini bisa merubah point of view kalian dan seketika pengen meluk ayah 😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s