selamat datang di Zona nyaman


Zona Nyaman. Siapa sih yang gak kenal kalimat itu. Khususnya dalam pekerjaan, Zona nyaman itu bikin kita merasa aman, nyaman, tentram dan bla..bla…bla…dan itu juga berlaku di lingkungan yah. Continue reading

Advertisements

#WrittingChalenge #1 – Writte a short autobiography


Yaaaiiy…Writting Chalenge point pertama adalah menulis autobiografi sendiri dengan singkat. Oh ya, well sebenarnya Judul seharusnya itu Writting Chalenge Daily tapi berhubung sayah belum bisa menulis tiap hari jadi, kata “Day” sayah ganti dengan “point” aja kali yaa.. *sakarepmuNyeu*
Continue reading

Jatuh cinta berkali-kali, mungkinkah ?


oldcouple

Setelah membaca tulisan Mput

  • http://petronelaputri.wordpress.com/2013/07/21/perihal-jatuh-cinta-berkali-kali/#comment-868
  • dan mampir ke blognya Bella dan menemukan tulisan yang sama

  • http://bellazoditama.wordpress.com/2013/07/20/jatuh-cinta-dengan-orang-yang-sama-berkali-kali/#comment-586
  • Continue reading


    Suatu hari yah, aku tuh cuma mau kita duduk berdua, dan aku cuma mau mendengar kamu bicara. Itu saja.

    Setelah itu, kita akan pergi dengan saling melepaskan genggaman.

    Aku tak peduli

    Sid & happines


    Sayah selalu suka tokoh Sid, karakter musang (atau entah hewan apa ) di film ice age ..ia mungkin terlihat slebor dan konyol, tapi ia bijak.

    Ketika badai yang memebawa bongkahan es berisi dirinya dan teman-temannya ( ICED AGE 4 : CONTINENTAL DRIFT) Manny si mamooth dan diego si harimau, mereka semua panik dan membayangkan bahwa mereka akan hancur. Continue reading

    Dilangkahi


    ” Jangan mau di langkah, nanti jodohnya lama.”

    ” Kenapa harus dilangkah, kakak tetap harus lebih dulu.”

    “Gak apa-apa nduk, jodoh sudah di atur, jangan terpaku mitos.”

    Baiklah. Soal di langkahi adik dalam urusan pernikahan memang urusan yang paling njelimet, apalagi buat yang di langkahi. Walau sebenarnya dalam hati tetap merasa iklas dan lilla hi ta’ala dengan di langkahi, tapi yang paling ribet justru orang sekitar sana-sini. Ada yang menasehati supaya jangan mau karena mitos ini itu, ada yang menasehati supaya tetap teguh pada keyakinan bahwa Yang Maha Esa sudah menyiapkan pasangan untuk kita, ada juga yang jadi aktor suara pendukung alias berada di tengah-tengahnya.

    Ada seorang teman yang menasehati soal ini kebetulan beliau juga di langkahi beberapa adiknya, ” Jodoh itu termasuk rezeki, rezeki bukan melulu tentang uang dan harta, kalau Yang Maha Esa sudah mengatur sedemikian rupa rezeki kita, kita gak bisa menolak apalagi protes tapi tetap jalani hidup dengan tawakkal.” Menenangkan mendengar teman saya bicara demikian, meski setelah beberapa tahun di langkahi adiknya beliau belum juga menemukan pasangan hidupnya sampai kini, ia tetap yakin jodohnya sedang di persiapkan oleh Tuhan.

    Saya sendiri termasuk yang santai dalam menghadapi persoalan di langkahi adik ini, karena memang belum siap dan juga yakin Yang Maha esa sedang mempersiapkan untuk saya, mungkin karena YME ingin memberikan yang terbaik makanya Ia memprosesnya lebih lama di banding adik saya, di setting dulu skenario pertemuannya, di bentuk dulu sedemikan rupa perasaan saya dan si Jodoh sampai benar-benar sempurna, dan di packing raganya supaya jadi yang terbaik untuk berjalan di sisi sayah.

    Soal hati sendiri sudah siap, iklas lahir batin tapi akan ada lagi persoalan yang harus di hadapi. Ketika hari H si adik. Dengan banyaknya kerabat yang datang, dari yang kenal muka saja, sampai yang kenal dekat, dari yang sering ketemu sampai yang cuma kenal lewat cerita ibu, pasti akan menghampiri dan bertanya macam-macam soal dilangkahi ini. Jadi harus siap mental siap batin pula menghadapi berondongan pertanyaan ini.

    Cinta itu memang misteri entah kapan ia datangnya gak bisa di prediksi sama sekali. Tapi ahh, kadang-kadang cinta dan jodoh juga gak selalu akur ketika bertemu. Bukankah banyak juga cerita bagaimana seseorang menghabiskan hidupnya padahal ia mencintai satu sama lain pada awalnya, tapi toh tetap awet sampai tua. Kata simbah, itu Jodoh.

    Sampai ketika sayah menulis ini, sementara di luar kamar sedang sibuk-sibuknya membicarakan kebaya akad si adik, seorang teman muncul di YM. Ia memberikan sedikit kalimat ajaib, ” Kalau kamu ikhlas, insya allah buatmu malah di permudah nak.”

    Pertanyaan khas, Idul Fitri


    Huffhhtt…
    Hari pertama lebaran, Timeline tiba-tiba jadi agak membosankan dengan judul-judul tuit yang berisi kepanikan para tweeps : ditanya kapan nikah ! Continue reading