Crush in you


Six month ago:
“Maaf ghea,aku tak bisa “
Ghea tersenyum lalu mengangguk.
“its Ok!aku ngerti kok “
Keduanya terdiam,tak lama kemudian Ari melangkah meninggalkan Ghea.

*******

Oh My God !!!
Ghea mendapati mejanya sudah penuh berisi tumpukan surat-surat,majalah dan aneka paket yang dikrimkan ke kantor,padahal ia baru meninggalkan mejanya selama sepuluh menit.Well,pasti Ajeng gak masuk lagi,dan kerjaan si resepsionis centil itu akhirnya tumpah diatas mejanya kini.Mau gak mau Ghea yang harus membereskan tumpukan surat-surat itu,menyortirnya lalu membaginya per tiap divisi.
“dasar Ajeng Prasasti,ngasih kerjaan aja,gak tau apa kerjaan gw udah numpuk hari ini ! besok gw minta bu Amel ngasih SP kalo lama-lama begini terus “maki Ghea,sementara Pak Somad OB yang mengantarkan surat-surat tersebut tertawa terkekeh-kekeh.
Tagihan-tagihan kantor,penawaran material,penawaran hotel,surat notaries,pemberitahuan pajak,undangan launching,surat kabar untuk direksi,majalah wanita untuk bosnya,buklet karangan bunga,dan hmmm,,sebuah undangan,untuknya.
Ohh..salahhh,,di undangan itu tertulis :

Kepada : Ghea & Ari

Hmm..mungkin Maria berpikir dirinya dan Ari masih sepasang kekasih,sehingga sahabatnya (dan sahabat Ari tentunya )itu mengirimkan satu undangan saja,,(huh!bilang aja mau hemat )

Ghea memperhatikan benar-benar tanggal dan tempat resepsinya sebelum ia memberikan undangan tersebut ke Ari nanti siang.Lalu ia merapikan surat-surat yang sudah disortirnya dan sebagian menyuruh Pak Somad untuk membawanya ke masing-masing divisi.
“Pak somaaaaaaaaaaddd!!!tunggu,bawain ini sekalian “teriak Ghea,lelaki tua itu tergopoh-gopoh kembali ke meja Ghea.
“ehh,cumi sekalian aja lo pake toa,berisik tau “semprot Dinda yang berada tidak jauh dari mejanya.
Ghea terkekeh,”sorry,lagian temen gw make ngirim undangan satu sih,tau disini temennya ada dua,kan gw males mesti nganterin ke ruangan marketing sonoh “
“uuuppssss….males apa takut jatuh cinta lagi…gw pikir mending elo yang nganterin langsung,biar sopan “saran Dinda.
“No thank you!nanti dia pikir gw ngajak bareng lagi “cetus Ghea seraya memberikan undangan tersebut kepada Pak Somad.
Iiihhh,,Ghea,,lo ke-GR-an banget sehhhh.
“Ghea,tolong beri tahu orang dari outsourcing,meeting nanti siang di undur ya,saya dipanggil BOD satu jam sebelumnya”ujar Bu Amel ketika Ghea mengantarkan surat dan majalah untuk atasannya tersebut.
“Baik bu,tetapi schedule guest room gak usah saya rubah ya jadwalnya “ jawab Ghea seraya mencatat permintaan bosnya tersebut.
“Dan..bisa minta tolong antar ini ke manajer marketing please “ucap Bu Amel seraya memberikan sebuah amplop berwarna cokelat kepada Ghea.
“Manajer Marketing ? disana ? oh come on,mam,,haruskah saya yang mengantarnya..”Ghea merajuk,berharap bosnya itu berubah pikiran,tentu BuAmel tahu benar kondisi hubungannya dengan sang manajer marketing.
“Be Profesional please,ini kantor,tak ada urusan pribadi bermain disini,,kalau Ajeng tidak cuti tentu saya gak akan menyuruh kamu,sweety “sahut Bu Amel tegas.
Well,,Ok,atas nama profesionalisme,,hugh,,gw berharap promosi taun ini,,sang manajer marketing dapet mutasi ke kantor cabang.
Sambil berjalan menuju departemen marketing,Ghea komat-kamit berdoa semoga seseorang memanggilnya lalu mengajaknya ngobrol,bergosip,atau bahkan Pak Somad OB kantor pun tak ada untuk menyakan menu makan siangnya hari ini.huuuhuuuu..sudah hampir enam bulan ini ia menghindari kontak dengan Ari,entahlah ia masih malas bicara dengan pria itu sejak hubungan mereka berakhir,untung saja Bu Amel mengerti sekali perasaannya,sehngga beliau tak pernah melibatkan Ghea untuk urusan pekerjaan yang berhubungan dengan keponakannya itu,kecuali hari ini ,tentu saja.
Langkah Ghea,terhenti didepan pintu ruangan Marketing.Ghea gugup.”Bersikaplah seperti biasa Ghea “nasihatnya pada diri sendiri.
Ciiiiiiiiiiiiiiiiiitttt.Pintu berderit,dan Ghea berusaha membukanya sepelan mungkin,ia tahu Ari paling tak suka pintunya dibuka dengan kasar.
Dan,,Gadis itu tertegun.Terdiam.
Dihadapannya,Ari berdiri sangat dekat dan mesra dengan Sarah,seorang staff promosi.Keduanya terperanjat menyadari kehadiran Ghea,dan segera saling menjauhi.Raut wajah Sarah tampak gusar sekali.
“Apa gak bisa ketuk pintu dulu ?!!”bentak Sarah sambil meninggalkan ruangan Ari.
“Maaf,,tadi aku sudah ketuk pintu,,tapi,,hmmmm,,mungkin kalian gak dengar,,,terlalu berkonsentrasi mungkin “ Ghea mencoba berkelakar.Ari tersenyum datar.
“Bisa aja kamu,ada apa ?”
Ghea memberikan sebuah amplop coklat pemberian Bu Amel,”akau mau antar ini saja kok “
Lalu gadis itu melangkah meninggalkan ruangan Ari,tapi suara pria itu menahannya “hmmm…sebentar,,tadi Somad nganterin undangan Maria,,”
“eh..ya…hmm..undangan ituu..ehhmm..Maria hanya ngirim satu,,tapi aku sudah catat tempat dan tanggalnya saja, jadi ya itu aku forward ke kamu,ga usah di balikin lagi “Ucap Ghea terbata-bata lalu segera keluar dari ruangan Ari.
Ghea cemberut,sekembalinya dari ruangan Ari,”Sial…sial….orang bodoh,,,gadis penggoda..jiaaaaaaaaaaaaahhhhh…kenapa sih gw mesti ngeliat semua adegan itu,,,fiuuhhh “makinya kesal.
“kenapa lo Ghea ?”Tanya Dinda heran.
“Sarah..sarah staff promosi,,rese…si Ari kan tau gw musuhan berat sama si sarah..kenapa masih mau juga di deketin,,,cari cewek yang laen kek,,terserah,,tapi jangan di kantor ini,,terutama jangan sama sarah !”gerutunya.
“Halahhhh..masih punya cemburu lo “sindir Dinda.
“Nggak!!”
“Ehemmm..ada apa ?” Bu Amel berdehem,sejak tadi memperhatikan Ghea yang ngomel gak karuan.
Ghea terkejut,lalu luluh dengan tatapan bijak wanita berusia lima puluh tahun itu.Bu Amel meminta Ghea ke ruangannya,,dan disanalah Ghea menceritakan apa yang baru saja dilihatnya,dan perasaannya.

*********************

Jam Lima tepat.Oooopsss..Ghea buru-buru membereskan Mejanya.Sejak tadi ponselnya di setting tanpa dering,ketika dilihatnya,sepuluh miskol muncul dari Bayu,dan sebuah SMS dari Bayu juga yang memastikan acara mereka sepulang kantor ini.
Ghea memoles bedak dan lipglosnya,ia tak mau terlihat kusut saat bertemu Bayu nanti.Inilah kencannya yang pertama setelah ia berpisah dengan Ari enam bulan lalu,dan sebenarnya Ghea pun belum menganggap serius hubungan mereka.
“Ghea tunggu !”suara Ari menahan langkah Ghea yang sudah berada di depan pintu lift.Ari menatap heran.
“kamu mau pulang ?bisa tahan sebentar,aku mau confirm soal proposalku yang ditolak kemarin “Ujar Ari.
“Maaf, bisa besok gak ?ada urusan penting nih “ tolak Ghea dengan halus.
“Lebih penting mana urusanmu dengan urusan kantor ini ?”sindir Ari halus.
Ghea melirik sebal kearah Ari,ia tahu benar kalau Ari memiliki keinginan maka harus terpenuhi,hmmm,,,maaf tapi tidak hari ini,”rasanya lebih penting urusanku,,karena ini menyangkut masalah hati !“sahut Ghea ketus,seraya masuk kedalam lift yang sejak tadi sudah terbuka.
Ari tertegun kesal,lalu ia masuk dan menjatuhkan tubuhnya diatas sofa empuk di ruangan Bu Amel,”Mau kemana sih dia,aku masih ada kerjaan untuknya “kata Ari sewot,Bu Amel memperhatikan keponaknnya dari balik mejanya dengan senyum.
“Nda tau,tadi begitu ditelepon seseorang ida langsung pamit pulang “.
‘Kencan ?tapi kan kerjaannya masih ada,kenapa tante gak tahan dia supaya lembur “.
Bu Amel mengalihkan pandangannya dari majalah wanita angs ejak tadi dibacanya,”kerjaannya dengan tante sudah selesai kok,terus kamu sendiri mau ngapain nyari dia “.
“Aku mau nanya proposalku yang ditolak ketika meeting BOD kemarin “
Bu Amel tertawa keras,”Anak bodoh,kenapa harus Tanya dia,kan bisa Tanya tante yang atasannya langsung,,atau,,hmmmm…bilang aja kamu lagi usaha..kangen yaaaa”sindirnya.
Ari terperanjat niatnya ketahuan sang tante “Apaan sih tante ini,siapa yang kangen “elaknya.
“Makanya kalo niat pacaran serius,diajak nikah harusnya mau “
Lagi-lagi Ari terkejut,”Jadi tante tau kenapa kami putus “
Bu Amel tersenyum.Lembut,”Gak ada rahasia diantara wanita “
“well..waktu itu aku belum siap berkomitmen,tan “
“Lalu sekarang ?”
“Kalau belum terlambat…”.

********************************

Ghea sedang membuka isi lemarinya,rasanya gaun-gaunnya masih banyak,jadi ia tak perlu lagi membeli untuk ke resepsi Maria nanti.Sebuah gaun berwarna ungu muda menarik perhatiannya,tidak terlalu pendek,ia hanya memakainya sekali itupun tahun lalu untuk reuni SMA nya. Ghea membuka kotak assesorisnya,dan menemukan sebuah cincin dengan batu sapphire berwarna ungu,yang cocok sekali dengan gaunnya.Ghea menimang-nimang cincin tersebut.
Cocok sih dengan gaunnya,tapi ini pemberian Ari valentine dua tahun lalu,kalau gw pakai terus Ari lihat,dikira aku masih ngarep lagi,,ahhh,,,tapi kan Ari Prabowo adalah seseorang dengan kapasitas memori yang sedikit pasti ia sudah lupa apa saja hadiah untuknya,,jadi cowok itu gak mungkin inget kalau gw pake cincin ini,jadi aman,tinggal ngeles aja hadiah dari sepupunya di Rumania.
Biiiiip.Ponsel Ghea bergetar.Sebuah SMS masuk.Dari Ari.
Ke resepsi Maria sudah ada partner ?
Owooowwwwww…ada apa ini ?apa urusannya nanya begitu.Ghea membalas SMSnya.
“Sudah”
SMS terkirim.

*********************

“Gheaaaaaa..!masih cantik aja lo “sapa Boni seraya mencium pipi kiri dan kanan Ghea.
Ghea tersenyum sumringah,sesekali ia merapikan poni ikalnya yang menjuntai di pelipis.
Maaria sahabatnya dari komunitas majalah wanita,akhirnya menikah dengan seseorang dari klub otomotif yang juga di gaungi oleh Ari.Jadi berada di pesta ini,artinya ia akan bertemu dengan sahabat-sahabatnya sendiri dan juga sahabat-sahabat Ari,dan dipastikan orang-orang itu juga mengenal ia berpacaran dengan Ari (dulu).
“Maria akhirnya married sama anak oto,jadi kalian kapan nyusul,,kita kan bisa jadi satu keluarga “ujar Boni sambil membeerikan segelas lemon tea untuk Ghea.
“siapa ? gw dan Ari ?fiuuhhh,bermimpilah kalian !!gak ada cerita lagi “sahut Ghea sambil terkekeh.
“ohhh,,akhirnya gw dapet kesempatan juga “gurau Boni.
“Huh!ada yang masih nekat usaha,,dari dulu ga berubah lo yeee..”.
“Hmm..kalau bukan karena Ari yang lebih dulu kenal lo,pasti gw yang udah jadian ama lo,,dan mungkin kita sedang mempersiapkan pernikahan saat ini “tukas Boni lagi seraya melingkarkan tangannya di bahu Ghea.
Ghea tertawa keras,”ya…ya….mengarang indah aja lo ahh “.
Tawa Ghea dan Boni terhenti ketika Ari menghampiri keduanya,dan tersenyum.Seketika Boni melepaskan tangannya dari bahu Gadis itu.Ada hawa permusuhan diantara dua pria itu.Ghea memperhatikan Ari diam-diam.
Siyalll,,cakep banget sih mantan gw.
“Udah ketemu Maria ?”Tanya Ari berusaha mengendalikan emosinya.
‘Belum dari tadi penuh,jadi aku wisata kuliner dulu sama Boni “sahut Ghea mencoba mencairkan suasana,tapi gagal,baik Ari maupun Boni sama-sama tidak menyapa satu sama lain.
“Well,,kalau begitu,aku mau lanjut wisata mata dengan cewek-cewek disana dulu ahhh….”ujar Boni seraya melangkah meninggalkan Ghea dan Ari.
‘fiuuhh,Sok cakep “maki Ari pelan.
Ghea tertawa kecil,”emang dia cakep sih sekarang,dibanding dulu “ujarnya,entah kenapa hari ini ia sedang ingin menyulut emosi Ari,karena ia hafal betul mantan kekasihnya itu paling benci dibandingkan dengan Boni.
“Maksudmu ?ia lebih keren dari aku ?huh.tidak mungkin “.Ari mulai terpancing.
“setidaknya ia berani merayu didepan umum,bukan seperti kamu yang beraninya di belakang pintu ruangan “Ghea menahan tawa,sebenarnya ia tidak bekrmaksud mengungkit hal itu tapi sudah terlanjur dikatakannya.
Ari mendelik,”ehhh,,kok kamu ngomong gitu ?kejadian itu?ehhh..ahhhh..dia yang merayuku “ujarnya membela diri.
Ghea terkekeh-kekeh,mudah sekali sih menjatuhkan pria ini,”whatever…mau ngapain kek terserah “
“ya udah terserah akulahh,,lain kali kalau mau kencan lihat-lihat dulu kerjaan masih banyak apa ngga “sindir Ari membalas.Giliran Ghea mendelik kearah pria disampingnya.
“kok ngebales sih,,kamu aja yang ga nyadar,,ngasih kerjaan jam bubar kantor “
Keduanya diam.
“Bilang aja cemburu!!”ucap Ghea dan Ari bersamaan.Keduanya sama-sama terkejut dengan kalimat yang keluar tadi,lalu keduanya menertawakan kekonyolan yang baru saja terjadi.

****************************

Ghea berdiri dengan manis di depan lobi,menunggu kedatangan mobil Ari.Tadi Ari mengajaknya menjenguk Bu Amel yang terbaring di rumahsakit karena terserang Demam berdarah.Awalnya Ghea enggan menerima ajakan Ari,tapi Ari memaksanya dan rasa tak enak pula terhadap Bu Amel yang membuatnya menerima permintaan Ari.
“Sekali saja kamu nurut kaya gini kan lebih baik “ucap Ari ketika keluar dari lobby kantor.
Ghea cemberut,wajahnya di buat sejutek mungkin.Ari yang diam-diam melihat hal itu tersenyum.dari dulu kalo cemberut ga bakal berubah jadi Katherine heigl tau…
Bu Amel terbaring lemah di ruang VIP RS.Pondok Indah,tetapi wanita berusia limapuluh tahun itu tersenyum bahagia melihat kedatangan keponakannya itu bersama Ghea.Sesekali ia memergoki mata Ari yang memandang Ghea dengan penuh cinta.Ia memang ingin melihatAri dan Ghea bersatu lagi,apalagi setelah melihat kesungguhan Ari untuk kembali lagi pada Ghea di ruangannya tempo hari.
Setengah jam berlalu,Ari dan Ghea pamit pulang.Tak lama kemudian mereka sudah menyusuri lagi jalan kawasan Pondok Indah yang mulai macet,Ghea mulai tidak nyaman,apalagi setelah cacing-cacing di perutnya konser tunggal,ia paling gak bisa kelaparan.
“Aku lapar !!kita makan di situhhh ”seru Ghea lalu menyuruh Ari meminggirkan mobilnya di kawasan pedagang kaki lima.Dengan Antusias Ghea keluar dari mobil dan segera memesan sate padang favoritnya.
“yeee,,dasar.gak bisa aja liat tukang sate padang “ ledek Ari menahan tawa lalu memesan menu yang sama dengan Ghea.
“heheheheh,,biarin,,aku laper banget “.
Dua piring Sate padang disajikan dan langsung dilahap oleh Ghea,tanda-tanda kelaparan akut,sesekali Ari mengajaknya ngobrol dengan apa yang dilihatnya.Ghea menyimak namun ia tetap konsentrasi penuh dengan makanannya,sepuluh menit kemudian piringnya sudah bersih.Ari tertawa.
“ya ampun,,ini cewek bener-bener dehh,,jangan bilang kamu mau pesen lagi….”
“pempek palembang !!”seru keduanya bersamaan,lalu tertawa terbahak-bahak.
“kamu kok tau sih,aku pasti mesen pempek palembang “ucap Ghea tersipu.Ari tertawa lagi memamaerkan deretan giginya yang putih bersih.
“Halo nona,kita tuh udah sering makan disini kayanya,,bukannya itu ritual kamu kalo makan disini,habis sate padang pasti makan pempek palembang,terus pake es the tawar dua gelas “
Ghea tertawa kecil,”oh iya,yahhh,,,aku lupa “.Huhuhuu,,kamu kok inget aja sih kebiasaan aku,padahal kan kita udah enam bulan ga kesini.
“Udah donk ahh,kaya lagi ngidam aja kamu,,ga hamil aja makannya segini banyak,,gimana kalo hamil nanti “ protes Ari. Seraya menjawil pipi Ghea.
“yeee,,itu mah resiko laki-laki yang jadi suami aku nanti,,klo ngidamnya gak dipenuhin emang mau anaknya ngeces “sahut Ghea asal.
“ya,jangan dong “balas Ari cepat.
Oooopssss…Ari diam.Salah tingkah tepatnya.Ghea cekikikan.
“kok,jadi kamu yang jawab,,siapa yang bilang kamu jadi suami aku “Ghea menahan tawa.Ari tersenyum melihat tingkah konyolnya tadi.keliatan ngarep banget sih.
Keduanya terdiam sesaat.
“Kalo aku bilang aku siap untuk jadi suami kamu,hari ini,besok dan seterusnya gimana ?”
Ghea diam,tak mampu membalas tatapan Ari.Seketika merasa perutnya berisi kupu-kupu,terlebih ketika Ari meraih tangannya.
“Would you marry me ?”
Ghea makin deg-degan tak karuan,mulutnya terkunci tak mampu berkata apapun meski demikian,hatinya berbinar dan liliput-liliput di dalam otaknya meneriakkan yel-yel.’terima…terima…terima…’
“Aku baru sadar,kemarin aku melewatkan kesempatan emas itu,dan kali ini aku gak mau kehilangan kamu lagi untuk yang kedua kali “lirih Ari.
Ghea kali ini menatap mata Ari,teduh dan sungguh-sungguh,ia tak pernah meragukan tatapan serius milik Ari itu.Kepercyaan Ghea terhadap pria itu sebenarnya hanya hilang separuh dan sisanya masih tertanam kuat di benaknya.
“dengan satu syarat “ujar Ghea memecah kebekuan yang selama sepuluh menit terjadi itu.
Alis Ari bertaut,”Apa ?”
“Kalau aku ngidam,selera makanku gak akan di interupsi “ucapnya terkekeh.
Ari menarik nafas lega,di kecupnya kening Ghea dengan lembut.
“Gak janji”bisiknya di telinga Ghea.
Gadis itu cemberut tapi kali ini bagi Ari cembert atau tersenyum tetaplah Ghea seperti Ghea yang dicintainya bukan seperti Katherine Heigl.

*****************************************
END

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s