Si Keling EIR – Selamat Jalan


Sore itu sayah sedang bermain di situs facebook ketika mendapati icon chat Intan sedang online. Sudah lama sayah tidak bicara santai dengan sahabat berasal dari aceh itu, maka masuklah sayah membuka percakapan. Kami mengobrol ringan tentang kehidupan Intan setelah kembali ke aceh.

Tiba-tiba sayah tergelitik untuk menggoda Intan dengan ‘si keling’ ..sapaan sayah untuk EIR.

“Kapan ke jakarta lagi ? emang gak kangen sama pacal ?” goda sayah.

“Pacalnya sekarang di jawa gak di jakarta “ jawab Intan.

Kemudian Intan bercerita tentang Eir yang sedang sakit parah. Shock sayah mendengarnya, terlebih mendengar penyakitnya. Dalam percakapan itu sesekali sayah merekomendasikan sebuah Rumah Sakit khusus Jantung di jakarta, dan Intan terlihat sedih bukan kepalang.

Akhirnya sebelum menutup percakapan, sayah meminta Intan untuk bersabar dan menyemangati ‘si keling’ , walaupun secara umum kita sudah tahu skenario Yang Maha Esa yang mungkin bisa terjadi. Tetapi sebuah semangat dari seorang terkasih pastilah memiliki rasa yang berbeda.

Jelang malam barulah sayah terkejut membaca pesan Whatsapp ngerumpi yang sedang ramai memberitahukan kabar duka ini. Sayah segera menghubungi Intan, namun kendala sinyal mengganggu dan sayah tidak bisa mendengar suara Intan. Akhirnya via pesan singkat Intan pun memberitahukan berita duka ini.

Terkejut. Itulah yang sayah rasakan. Terkejut karena sayah baru tahu kondisi Eir di sore itu, dan lebih terkejut ketika mendapati kabar Yang Maha Esa lebih cepat menjemputnya.

Ketika umur menjadi sesuatu yang sangat rahasia, ketika takdirmenjadi sesuatu yang sangat tidak bisa di bantah. Pasrah dan tabah lah yang menjadi pegangan kita sebagai manusia yang di tinggalkannya.

Selamat jalan Eir.

BukPus : Langsat


Ngerumpi.com yang selama ini jadi tempat sayah mojok dan pacaran dengan tulisan, kemarin mengumumkan adanya acara BukPus. Well, sayah termasuk yang excited untuk dateng kesini. Pertama, sayah sudah lama gak nimbrung-nimbrung lagi yang namanya kopdar. Kedua , sayah belum pernah sekalipun tahu markasnya ngerumpi :-p Continue reading

Bertemu teman maya


Saat berkesempatan mengunjungi Bali beberapa hari lalu bersama Rhein, sayah memutuskan untuk berjumpa dengan salah satu warga ngerumpi dari pulau ini : Preman Kalem alias Gembel elit 😛

Setelah kontak-kontakan dan janji ketemu setelah kami punya waktu luang di Kuta ( eciyeee…sok sibuk..) akhirnya kami ketemu juga dengan beliau di Ground Zero Monument. Akhirnya diputuskanlah untuk mengobrol sejenak di pinggir pantai yang terletak di sebuah plaza terbesar di Bali.

Lama sayah dan Rhein mewawancarai beliau,,,ihiiirrr,,,cerita-cerita tentang Bali, kebiasaan masyarakatnya dan juga keaktifannya di Ngerumpi secara udah lama juga beliau gak nulis-nulis di rumah orange itu.

Orangnya baik ternyatah seperti warga-warga ngerumpi yang pernah kopdar dengan sayah, (Rhein juga termasuk warganya lhoo ). Lama kami ngobrol sambil menikmati semilir angin laut bali dan ombak yang menimpali percakapan kami. Sesekali memperhatikan apakah pintu gerbang plaza sudah mulai di tutup atau belum, secara kalau gerbangnya di tutup kami gak akan bisa kembali keluar hehehehehe.

Wouuugghhh..ternyata sudah jam sebelas malam. Kamipun bersiap untuk meninggalkan pantai karena keterbatasan waktu tutup gerbang tadi..hehehehe.

Sayah dan Rhein pun diantar kembali ke homestay sekaligus mengucap perpisahan karena harus kembali ke Jakarta esok harinya.

Menyenangkan rasanya bertemu langsung dengan orang sudah akrab di dunia maya tetapi tidak mengurangi keramahannya setelah bertemu di dunia nyata.

Trims Ngerumpi membuat persahabatan menjadi lebih mudah.